Pemerintah Indonesia Siap Buka Investigasi Bersama dengan Brasil Terkait Kematian Juliana Marins di Rinjani

Pemerintah Indonesia Siap Buka Investigasi Bersama dengan Brasil Terkait Kematian Juliana Marins di Rinjani

Indonesia Siap Kolaborasi dengan Brasil untuk Ungkap Kematian Juliana Marins di Rinjani

IndonesiaDalamBerita – Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya untuk melakukan investigasi bersama dengan Pemerintah Brasil terkait kematian Juliana de Souza Pereira Marins, wisatawan asal Brasil yang terjatuh di jurang Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 21 Juni 2025.

Hal ini disampaikan sebagai bentuk komitmen Indonesia terhadap transparansi hukum dan kerja sama internasional dalam menangani insiden yang menyita perhatian dunia tersebut.

Pemerintah Indonesia Buka Pintu Investigasi Juliana Marins

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup diri atas permintaan resmi dari otoritas Brasil untuk menggali lebih dalam kronologi dan penanganan evakuasi terhadap korban.

“Kami terbuka dan siap bekerja sama dalam penyelidikan bersama, sepanjang sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia,” ujar perwakilan Kemlu RI, Jumat (5/7/2025).

Latar Belakang Insiden Juliana Marins

Juliana Marins, 41 tahun, dilaporkan jatuh ke jurang sedalam lebih dari 500 meter di jalur pendakian Gunung Rinjani pada 21 Juni 2025. Tim SAR membutuhkan waktu dua hari untuk menemukan jasad Juliana Marins melalui drone, dan baru bisa dievakuasi keesokan harinya karena kondisi lingkungan ekstrem.

Jenazah Juliana telah dipulangkan ke Brasil pada 30 Juni 2025 setelah proses autopsi selesai di RS Bali Mandara, Denpasar.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Militer AS di Qatar dan Irak, Ketegangan Timur Tengah Memuncak

Brasil Ajukan Investigasi, Keluarga Tuding Kelalaian

Keluarga korban melalui Konsulat Brasil di Jakarta secara resmi meminta agar dilakukan investigasi secara menyeluruh atas kejadian ini. Mereka melihat sebuah dugaan kelalaian dari tim penyelamat Indonesia, serta kurangnya tindakan maksimalnya pertolongan pertama di lokasi kejadian.

Keluarga juga menyebut bahwa Juliana sempat hidup setelah jatuh, dan berpotensi diselamatkan jika evakuasi dilakukan lebih cepat. Mereka menuntut adanya kejelasan atas standar operasi penyelamatan untuk Juliana di jalur pendakian wisata Indonesia.

Komitmen Indonesia atas Perlindungan Wisatawan Asing

Dalam merespons isu ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta BNPB menyatakan akan:

  • Melakukan review prosedur pendakian dan penanganan darurat di Rinjani dan destinasi serupa;

  • Meningkatkan kapasitas dan kecepatan evakuasi SAR;

  • Menerapkan pelatihan tanggap dalam situasi darurat bagi pemandu dan operator lokal.

Transparansi dan Kerja Sama Jadi Kunci

Kesiapan Pemerintah Indonesia untuk membuka ruang investigasi bersama dengan Brasil menjadi langkah penting dalam memperkuat kepercayaan publik, khususnya wisatawan mancanegara. Di saat yang sama, ini menjadi momentum refleksi atas keamanan dan tata kelola pariwisata petualangan di Indonesia.

Ikuti update terbaru seputar Berita di sosial media kami:
Tiktok: @indonesiadalamberita_  | Instagram: @indonesiadalamberita

admin

One thought on “Pemerintah Indonesia Siap Buka Investigasi Bersama dengan Brasil Terkait Kematian Juliana Marins di Rinjani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *