Penembakan Kandidat Presiden Kolombia: Miguel Uribe Turbay Kritis setelah Jadi Sasaran Upaya Pembunuhan

Penembakan Kandidat Presiden Kolombia: Miguel Uribe Turbay Kritis setelah Jadi Sasaran Upaya Pembunuhan

Kronologi Penembakan Kandidat Presiden saat Kampanye

13 Juni 2025Penembakan Kandidat Presiden Kolombia. Tragedi ini terjadi pada hari Sabtu (7/6), pukul 17.00 waktu setempat di taman publik El Golfito, distrik Modelia, Fontibon, Bogota. Miguel Uribe Turbay adalah senator dan kandidat presiden dari partai oposisi konservatif Pusat Demokratik dan kritikus vokal presiden sayap kiri Kolombia yang tertembak oleh remaja 15 tahun saat berkampanye publik.

Senator yang berusia 39 tahun ini tertembak mengenai kepala, leher, dan paha kirinya, serta ada dua warga lain terluka dalam insiden tersebut. Saksi melaporkan bahwa tersangka tiba dengan sepeda motor, menembak setidaknya enam kali, lalu sempat terjadi baku tembak dengan pengawal Turbay. Sedangkan tersangka juga mengalami luka tembak di kaki dan langsung ditahan di lokasi kejadian oleh pejabat setempat.

Kondisi Kesehatan dan Perawatan Intensif

Uribe segera dilarikan ke Engativa Medical Center, dan kemudian dipindahkan ke Fundacion Santa Fe de Bogota untuk menjalani operasi darurat pertama di kepala dan paha. Tim medis menyatakan “operasi awal berhasil”, meski kondisi pasca-operasi tetap “sangat serius” dan stabil

Menurut istrinya María Claudia Tarazona, suaminya sudah pulih pasca operasi, tetap kondisinya masih kritis. “Dia telah melakukannya dengan baik dan masih berjuang dengan hidupnya.”

Pada lima hari setelah insiden, Turbay masih berada di unit perawatan intensif (ICU), kondisinya menunjukkan beberapa tanda perbaikan neurologis, namun kondisinya tetap kritis.

Siapa Pelaku dan Inisial Motif

Tersangka, seorang adalah remaja perkiraan umur 15 tahun, menggunakan pistol Glock dan langsung ditangkap di lokasi kejadian setelah sempat ditembak pengawal. Ia mengaku “melakukan atas permintaan uang demi keluarga”. Pemerintah Kolombia menduga ada setidaknya empat tersangka lain yang terlibat dalam perencanaan, termasuk penyedia kendaraan dan koordinasi lapangan.

Jaksa telah mengenakan tuduhan termasuk percobaan pembunuhan, pemakaian senjata ilegal, dan penggunaan anak di bawah umur dalam kejahatan.

Baca Juga: Tragedi Boeing 787 Air India Jatuh di Ahmedabad, 242 Orang Terluka dan Tewas

Menteri Pertahanan Kolombia, Pedro Arnulfo Sanchez, berjanji akan mengerahkan seluruh kekuatan militer, polisi, dan intelijen untuk menyelidiki kejadian tersebut. Selain itu, ia menegaskan bahwa semua lembaga negara harus bekerja sama secara intensif. Bahkan, Sanchez menawarkan hadiah sebesar 3 miliar peso atau sekitar £540.000. Tujuannya, untuk mendapatkan informasi yang dapat mengarah pada identifikasi dan penangkapan pelaku serangan. Oleh karena itu, pemerintah berharap partisipasi publik bisa mempercepat proses penyelidikan.

Uribe berasal dari keluarga terkemuka. Kakeknya, Julio César Turbay Ayala, menjabat sebagai Presiden Kolombia dari tahun 1978 hingga 1982. Sementara itu, ayahnya dikenal sebagai pengusaha sekaligus pemimpin serikat pekerja. Selain itu, ibunya adalah seorang jurnalis ternama bernama Diana Turbay. Dengan latar belakang tersebut, ia tumbuh dalam lingkungan yang penuh pengaruh politik dan media. Oleh karena itu, peran keluarganya sangat besar dalam membentuk karakter dan pandangannya terhadap masyarakat.

Penembakan terhadap Diego Uribe Turbay menjadi peringatan keras bagi demokrasi Kolombia. Munculnya ancaman dari kelompok yang terorganisir, bahkan melibatkan remaja, menunjukkan adanya celah besar dalam sistem pengamanan dan kesiapan keamanan di masa kampanye. Proses hukum terhadap pelaku, penyelidikan dalang, dan penyempurnaan sistem keamanan kandidat harus segera dilakukan.

Ikuti update terbaru seputar Berita di sosial media kami:
Tiktok: @indonesiadalamberita_ | Instagram: @indonesiadalamberita

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *